Wednesday, December 28, 2005

Blogku Yang Terbaru Sudah Pindah

Alhamdulillah, daku pindah blog euy..., terima kasih teruntuk blogspot yg sudah menemaniku selama kurang lebih 4 bulanan...chayooo

Ini Link Blog baruku Just To Be a Bloggrammer

Monday, November 21, 2005

Milan Kalah, hiks hiks hiks

Huaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa hiks hiks hiks, mengecewakan, payah dan tanpa determinasi......, mana nih Milan yg biasanya maen SABAR ?, Kaka' tiba2 melempen, seedorf terlalu-berhati-hati, Pirlo yg biasanya bisa ngatur Irama pertandingan seperti kehilangan sentuhannya....... Nesta, knp sih lo ?, gi kena virus VMJ yeh, masa bola bisa kecolongan geetuh....., Sheva.... knp bisanya cuma lari2 ke kiri dan ke kanan, cuma GILA doank yg menurutku bermain normal....

Fiorentina sendiri menurutku tidak bermain luar biasa, mereka hanya memanfaatkan kelemahan Milan yg konsentrasinya terbagi dua dgn Liga Champion ......, but walaupun begitu daku tidak khawatir, inga' inga' ........ kegagalan adalah pengalaman yg paling berharga...... jadi daku yakin Milan masih bisa ngerebut scudetto toh sisa pertandingan masih banyak........., lagian sy yakin, kemarin Fiorentina maennya pake DukunTM

so tetap, FORZA MILAN, HIDUP PERSIB VIVA VIKING :D

piss ah

Friday, November 18, 2005

Jika Realita Tak Seindah Harapan

Bismillahirrahmanirrahim

Sebelumnya maap kalo hal tsb sudah pernah dibahas

Layaknya pertandingan Sepakbola, kita selalu mengharapkan kemenangan terhadap Tim yang kita cintai, bagi mereka yang Blind of Love (baca : Fanatik Buta, red), kekalahan atau seri yang dialami oleh tim kesayangannya akan mengakibatkan penderitaan kejiwaan berkepanjangan yang imbasnya akan menjalar terhadap perbuatan anarkis (kerusuhan, red) ataupun skeptis (bunuh diri :D). tapi bagi mereka yang cintanya proporsional, kekalahan atau seri memang membuat mereka kecewa, tapi kekecewaan tsb tidak dipendam dan dibiarkan berlalu dikarenakan dia mengerti bahwa tidak selamanya hidup itu INDAH, so bagi orang bertipe seperti ini mereka bersikap ikhlas dan bermotto positif , “Enjoy Yourself, Throw Useless Things, And Football Support Must Go On”

Nah begitupula dengan menikah, proses ta’aruf pra akad yang dilakukan relatif singkat, menyebabkan terbentuknya sosok pasangan yang ideal bagi kita, informasi2 yang kita terima selama taaruf biasanya lebih banyak tentang kebiasaaan2 si dia yang terlihat oleh umum, tetapi karakter si Dia yang paling dasar tidak banyak terungkap, kalaupun terungkap kebanyakan porsinya sangat kecil*

Persepsi yang ideal menggiring kita pada gambaran2 indah keluarga dakwah. Suami dipersepsikan bermental Super dan pribadi istimewa layaknya Rasulullah SAW (AC Milan aja yg jelas2 tim super, pernah kalah juga tuh),Istri dipersepsikan layaknya Ibunda Fathimah yang tanpa cela mengabdi pada suami.Hal ini bisa mengakibatkan dampak yang fatal, kerusuhan bisa saja meletus pabila harapan2 itu berlawanan dengan fakta yang ditemukan di lapangan eh maksudnya di rumah. :D

Lantas apakah berharap itu tidak boleh ? berharap sah-sah saja dan ini menurutku wajar, hanya perlu diingat bahwa seseorang yang akan kita nikahi itu manusia bukan malaikat, banyak kekalahan2 (hayyah)yang mungkin terjadi di kemudian hari yang disebabkan oleh kekurangan2 dari calon istri/suami kita itu..

Berkaca dari hal di atas, oleh karena itu tidak berlebihan apabila “Dedi Mizwar dalam filmnya Kiamat Sudah Dekat” mensyarakatkan sikap ikhlas ketika akan menikah, Sikap ikhlas membuat kita lebih siap untuk menghadapi perbedan-perbedaan nanti, sikap ikhlas pula yang akan menumbuhkan prasangka baik kita kepada Allah.

Sikap ikhlas pun akan menumbuhkan sifat memafkan, kita perlu menyadari bahwa Kita semua hidup dengan cara yang paling baik menurut kita, kita kadang2 melakukan kebodohan dan bertindak berdasarkan informasi yang keliru, tapi toh kita melakukannya dengan cara yang terbaik menurut kita, pasangan kita pun begitu mereka bertindak yang terbaik menurut mereka sendiri. Jika kita ingat akan hal ini kita akan mudah memaafkan si dia.

Jika sikap semua hal tersebut semua telah mendarah daging, Alih –Alih menyebabkan kerusuhan, kejutan-kejutan yang terjadi kemudian, justru akan manambah benih-benih romantisme sehingga cinta dan dukungan kita terhadap si Dia malah menjadi membesar (kata temanku loh), so kalau sudah begini Bukan tidak mungkin kita akan benar2 menikmati INDAHNYA surga dunia . Aamiin

So Kesimpulannya, TETAP SEMANGAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAT :)

Note

*Perlu dicatat, saya tidak bermaksud untuk menyalahkan proses Ta’aruf, mengapa ?, karena jika kita melakukan pacaran dalam waktu yang sangat lama sekalipun, hal tsb tidak menjamin terungkapnya semua kepribadian si Dia yang sebenarnya.
**Alhamdulillah, akhirnya bisa juga daku menghubung-hubungkan Sepakbola dan Pernikahan
***Tulisan kecil ini sekedar mengingatkan diriku, Alhamdulillah, jika hal di atas bermanfaat pula bagi rekan2


Referensi :

Indahnya Pernikahan Dini (M Fauzhil Adhim)
Film Kiamat Sudah Dekat (Dedi Mizwar)
Being Happy, Kiat Hidup Tenteram Dan Bahagia (Andrew Mathews)
Temenku (Namanya Dirahasiakan), dan sumber lainnya

Saturday, October 22, 2005

Progress Paradox

Teknologi melesat cepat bagaikan larinya cahaya di atas cahaya
Informasi ada tersedia melewati ambang batas keniscayaan
Sains terbuka bagi kita dimana usaha tidak membutuhkan usaha
Alam dipaksa romusha untuk ketamakan nafsu syahwat inderawi
Religi tersebar layaknya virus demi kebijaksanaan yang katanya mengasah jiwa
Teoremanya, maka kehidupan ini akan mudah

Lalu pabila tanya menghadang para makhluk pintar
Mereka berkata alih-alih berkesah :
Kami khawatir emas hitam memunculkan dasar sumurnya
Maka kami legalkan napas tetangga demi kehidupan
Kami khawatir kolonialisme mencapai legitimasinya
Maka kami bebaskan kemerdekaan kepuasaan tiada batasan
Kami khawatir remah suapan ini tenggelam oleh angan-angan
Maka kami rasionalisasikan semua sumber daya seakan-akan bumi memuntahkan segala isi perutnya
Faktanya, berkaca pada CNN mereka mengklaim kita ada di alam kesusahan

Hmmm…. realistiskah ?
Pernahkan kita cari
Bila kita menghadap ke belakang
Sejak daun daun waktu melambat
Dan kehidupan pun mencapai harmoninya

Pernahkah kita mengambil asa
Dari tetua bijak dahulu kala
Yang hari-harinya sederhana, hanya menunggu mentari terbit tenggelam
Yang jiwanya bening, selembut semburat embun yang menentramkan
Yang lakunya tidak banyak, tetapi sekali mengkristal bagaikan resapan yang menggelegar
Yang, demi Allah, dia tidak tahu dari kita tentang sepersekian pengetahuan angkasa raya

Bila tidak, itu tanda bahwa rasa syukur telah menyublim
Ketika nurani ini tertindas oleh gemerlap busuknya zamrud milenia
Padahal itulah sebaik-baiknya kekayaan

Thanx To Rhenald Kasali Atas Penjelasan Progress Paradox-nya
(mode Sok Kenal : Activate :-D)

Friday, October 07, 2005

Setahun Sudah Aku DI MyQuran

Assalamualaikum Wr Wb

“ ……. Dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa jahiliyah) bermusuh-musuhan, maka Allah menjinakan hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah orang-orang yang bersaudara……. “ (QS. Ali Imran : 53)

Alhamdulillah 28 September Setahun yang lalu, aku bergabung di Forum Diskusi MyQuran.org, jujur kukatakan aku sangat senang dengan hal tersebut. Mengapa ?, karena ini adalah satu-satunya forum diskusi Islami dari sekian banyak forum diskusi lain yang telah kumasuki.

Ketika itu aku tercengang dengan banyaknya member di MyQuran, begitupula dengan aktivitas Diskusinya yang sangat cepat dan aktif. Oleh karena itu, tidak heran apabila MyQuran masuk di webstats sebagai salah satu situs dengan perkembangan tercepat.

Niatku masuk ke MyQuran.org tidaklah sehebat member lain (semoga Allah Meridhoinya AMIN) yg punya niatan untuk berdakwah, aku masuk ke MyQuran tidak lebih dari sekedar ingin kenal-mengenal dengan para member dan sebagai sarana penghilang kebosanan dalam menghadapi rutinitas kerja di kantor.

Banyak suka duka yang aku dapatkan di forum ini, dari mulai pertemanan, banyaknya ilmu yg tersedia dan juga mungkin bisa jadi ajang saling ingat mengingatkan diantara kita.

Bahkan ada beberapa diantara kita yang melanjutkan pertemanan ini sampai ke dunia nyata dengan membentuk perkumpulan MyQers yang lalu membuat acara2 yang Islami sehingga membuat ikatan persahabatan terjalin semakin erat dan indah.

Sejujurnya aku juga sempat kecewa dengan forum ini, ketika aku menyelami lebih dalam, ternyata di forum ini pun sering terjadi friksi antar membernya (termasuk aku). Tapi lama kelamaan aku menyadari bahwa forum ini adalah forum BESAR, begitu plural dengan latar belakang member yang berbeda-beda. Jadi wajar saja kalau terjadi friksi, toh itu sudah sunatullah. Aku harus menerima kenyataan ini, lalu aku ingat dengan kata-kata guruku “Hikmah adalah harta orang mukmin yang hilang, barangsiapa yang menemukannya dia yang paling berhak atasnya” *, nah berangkat dari hal tersebut aku coba mengambil pelajaran/kesimpulan bahwa friksi yang terjadi seharusnya bisa menjadi ajang introspeksi diri sehingga menyebabkan diriku bisa lebih toleran, lebih menghargai dan sebagai peningaktan proses pendewasaan diri. Bukankah seorang bijak pernah berkata “Jika Darah Lebih Berharga Dari Air, Lalu Kenapa Kita Seringkali Mengorbankan Darah Demi Mendapatkan Air”.

Aku sendiri dalam diskusi seringkali hanya mengedepankan ego semata tanpa menyadari bahwa ada yang berharga daripada sekedar ego manusia. Aku seringkali melupakan persaudaraan, padahal menurutku persaudaraan adalah segalanya. Apalagi boleh dikatakan kita berkumpul di sini membawa nama “ISLAM”, tidakkah hal tersebut cukup untuk membuat hati kita bertaut ?

Oleh karena itu dalam kesempatan ini, aku juga meminta maaf yang sebesar-besarnya apabila ada teman-teman yang pernah tersakiti olehku. Dan aku juga minta maaf kepada pihak MyQuran apabila aku pernah membuat keresahan di forum ini.

Oh iya, aku juga akan sangat berterima kasih pabila ada teman-teman yang mau meluangkan waktu untuk menulis kritik & saran bagiku. Kritik & saran tersebut bisa dikirimkan lewat thread ini, pm, ym ataupun email

Maaf kalau ada kata-kata yang salah, yang benar datangnya dari Allah SWT, yang salah tidak lain dikarenakan karena kekhilafanku sendiri.mudah2-an bermanfaat

Wassalamualaikum wr wb

*Aku lupa ini aslinya perkataan siapa ?, kalau tidak salah adalah perkataan Hasan Al Banna
________________________________________
Tulisan ini aku posting juga di MyQuran.org

Wednesday, October 05, 2005

D E W A S A

Dewasa itu adalah seperti anak kecil, sering bertikai dengan teman sejawat tetapi esoknya sudah lupa apa yang dipertikaikan

Dewasa itu adalah seperti anak kecil, tidak gusar akan masa depan, juga tidak malu akan masa lalu, yang dia lakukan adalah ceria sepanjang hari sebagai manifestasi syukur terhadap-Nya

Dewasa itu adalah seperti anak kecil, tidak sungkan untuk bertanya, haus akan ilmu dan menghadapi dunia luar tanpa prasangka.

Dewasa itu adalah seperti anak kecil, selalu membersihkan pikiran dan hati pabila ada debu-debu yang mengotori, oleh karena itu belum pernah ada anak kecil saling dendam sampai membunuh satu sama lain.

Lalu

Dewasa itu adalah seperti orangtua yang bijak, tidak banyak bicara, tetapi ketika bicara yang keluar adalah butir-butiran emas dan mutiara

Dewasa itu adalah seperti orangtua yang bijak, mendengar dari banyak sudut pandang sehingga dia memahami betul dirinya dan juga orang lain

Dewasa itu adalah seperti orangtua yang bijak, tenang dalam berpikir sehingga dia paham betul apa yang akan dilakukannya

Dewasa itu adalah seperti orangtua yang bijak, marah ketika diperlukan, bukan untuk menyakiti, melainkan untuk meluruskan rel kehidupan ketika tak ada yang membetulkan

Dan

Entahlah, Aku Hanya Bisa Berdoa. SEMOGA. AMIN

Ketika Burung2 Di Langit Suci Sedang Berkicau

Awal Ramadhan 1426H

Monday, October 03, 2005

Back To Old Time

Hiks Hiks Hiks Plesdisk ku rusak, kepaksa deh mindahin data artikel blognya pake Disket ….., jadi inget masa2 lalu yang indah ketika Disket masih berjaya. Seharusnya kita angkat topi terhadap disket. Benda persegi panjang ini adalah salah satu teknologi kompie yang bertahan paling lama, lebih dari satu dekade teknologi disket tidak tergantikan.

Jaman SMP dulu, daku termasuk orang yang paling rajin dalam merawat disket, disket selalu kutempatkan dan kusimpan dengan hati2, bahkan untuk memasukan ke draifnya pun secara pelan-pelan (maklum jaman baheula mah Harddisk mahal pisan euy), daku masih inget, Guru SMP ku selalu “berpetuah” berulang-ulang setiap pelajaran komputer…… “Masukan disket DOS di draif A dan disket kerja Di draif B, tunggu sampai komputer selesai buting sampai keluar A:\ prom dan bla bla bla…”

Bagiku proses ini adalah proses seni dimana didalamnya tersimpan nilai estetika yang sangat tinggi, entah orang mo bilang apa, bagiku hal tersebut sangatlah elegan, cantik, unik sehingga sampai sekarang sulit terlupakan. (WARNING : Dramatisir Level 2)

Selang beberapa tahun, layaknya kehidupan, semua berubah, daku mulai meninggalkan teknologi ini, orang yang memakai disket mulai dianggap kuno dan singkat cerita jadilah daku berpindah ke lain hati, yaitu ke Plesdisk yang mempunyai kapasitas dan tingkat efisisensi sangat besar. Ya… seperti yg kuceritakan di awal artikel ini…… 2 Hari yg lalu Plesdisku Rusak…., terpaksa daku kembali ke kekasih lama, daku tidak punya disket baru (males keluar duit :D), lalu kucoba kasak-kusuk di boks tempat menyimpan alat2 aneh bin ajaib, kutemukan beberapa disket, sebagian dari disket itu berada dalam kondisi “mengenaskan”---------> ketika itu aku berpikir, beginilah jika sesuatu terabaikan dan kehilangan CINTA …. Lambat laun kondisinyapun bakal rusak (Dramatisir amat he3x).

Singkat cerita kutemukanlah 1 disket yg masih berfungsi, dengan PD dan Tingkat ke-narsis-an yang tinggi, daku kopi karya2ku yg belum kelar tsb ke disket untuk aku bawa ke kantor. Setibanya di kantor…… eng ing eng dengan hati senang dan pikiran yg menari-nari (udah gatel pingin nulis). Daku keluarkan disket tsb dan…… aku masukan…….”waaaaaks” GUBRAX …. Daku lupa….. kompieku di kantor kan nggak ada Flopi Draifnya, begitu juga kompie temanku seruangan….., wah temen2 gilaku ketawa semua, termasuk BOSS ku yang orang Garut itu… udah deh daku jadi bahan kegaringan sekantor

Daku kecewa bahkan hampir putus asa….., ide2 nyeleneh yg ada di otakku hampir saja buyar, niat untuk meneruskan tulisan hampir saja bablas. Sampai aku inget…. Ternyata di ruangan sebelah masih ada kompie lama lambat bin jeleq milik dipisi marketing…. Ya udah, dengan riang gembira…… daku kopikan data tsb…, fuuh… harga diriku terselamatkan, aku tidak jadi bunuh diri dengan loncat dari lantai 3 (WARNING : ini juga dramatisir, jangan dipercaya)

Ah… ternyata sesuatu yang jeleq belum tentu buruk, dan sesuatu yang bagus belum tentu baik…… betul ndak ?

Wednesday, September 21, 2005

Jedi Vs Samurai

Apresiasikan Dengan Egoisme
Maka Bisa Saja Makna Itu Keliru

Dengan Kebanggaan Lightsaber, Jedi Bertarung
Untuk Mengusir Amarah
Lalu Mengundang Kebijaksaaan Dan Welas Asih

Dengan Kebanggaan Wakizashi, Samurai Menapak
Untuk Tuannya
Lalu Menawarkan Kesombongan Tiada Tara

Perbedaan Dua Dogma
Bukan Berarti Melekat Selamanya Pada Manusia
Tidak Juga Pada Institusi

Yang Harus Kita Ingat Hanyalah Substansi
Parameter Bagi Yang Maha Adil Untuk Menentukan Nilai Semua
Sekarang, Sikapku Untuk Mereka Menggagas Abu-Abu
Agar Tidak Terjebak Diantara Hitam Padahal Putih, Putih Padahal Hitam


Suci, Pertengahan September 2005

A P E L

Kategori : Puisi

Elegan Kau Membuat Suasana Menjadi Ceria
Indah Warnamu Merupakan Manifestasi Maha Penguasa
Kecantikan Wujudmu Mengikis Dosa-Dosa Yang Khawatir
Aduhai Maknamu Melegakan Jiwa-Jiwa Kering Kerontang
Renyah Dagingmu Memastikan Kepastian Yang Diragukan
Bayangan Siluetmu Mendatangkan Ketentraman Bagi Penikmat

Tak Kuragukan Bahwa Kau Wakil Tuhan
Tak Kuragukan Bahwa Dianya Terpukau

Ketika Pahlawanku Yang Shaleh
Sang Shalahudin Menawarkan Kepada Singa Sebongkah Keabadian

Ketika Gerimis Menghiasi Langit Kiaracondong
Pertengahan September 2005